Every Time

Every time…

A : Andai saja diriku ini bisa melakukannya setiap waktu…

Z : Setiap waktu? Jangan bermimpi sejauh itu! Jangankan setiap waktu, setiap jam saja kau belum tentu bisa.

A : Lalu bagaimana caranya, Z? Diriku yang bodoh dan pelupa ini selalu saja meninggalkannya bahkan melupakannya. Padahal, aku telah melakukan…

Z : (Terbatuk) Ehm… Melakukan segalanya maksudmu? Yang kulihat setiap saat adalah dirimu yang selalu berencana tanpa melakukan apapun! Rencana-rencana itu hanya angan-angan belaka tanpa tindak lanjut. A, aku tahu kau tidak bodoh bahkan pelupa.

A : Memangnya, apa masih ada kesempatan bagiku? Pupus sudah harapanku saat ini…

Z : Ada! Ingatlah masa lalumu. Kau pasti tahu bahwa dulu kau bahkan bisa melakukan apapun tanpa pernah lupa untuk melakukan yang satu itu.

A : Apa itu benar?

Z : Ya, itu benar! Aku jujur kok…

A : Lalu, apa yang harus ku lakukan? (Menggaruk-garuk kepala)

Z : Hmm… Sejujurnya, aku tidak tahu harus memberitahumu apa. Tetapi, mungkin  kau bisa belajar dari kata-kata ini…

“Kalau kau berhenti mengasahnya, maka kemampuan yang kau miliki akan hilang dengan sendirinya”

Z : Ya seperti itulah…

A : Baiklah. Mulai besok aku akan berusaha!

Z : (Memukul pundak A) Mulai sekarang!

A : (Meringis kesakitan sambil memegangi pundaknya) Ba..baiklah.